Bagaimana Memisahkan Tulang Daging Kelinci ( Fillet )

video


video ini berisi petunjuk bagaimana cara memisahkan tulang dari daging kelinci dengan cara mudah. Beberapa langganan kami bertanya tanya bagaimana cara melepaskan tulang daging kelinci ini tanpa susah payah dan tidak ada daging yag tertingal. Di video ini di tunjukan cara memisahkan tulang dan daging kelinci  cukup menggunakan pisau tajam.


Tertarik untuk membuat olahan Daging Kelinci?  Anda bisa memesan daging kelinci disini
Baca Selengkapnya Artikel Ini ...

Tips Memilih Daging Kelinci Yang Baik


memilih daging kelinci



Bukan rahasia jika kelinci memiliki daging yang lembut. Bentuk daging kelinci hampir sama dengan jenis daging ayam ketika dalam kondisi mentah. Namun, membeli daging kelinci harus benar-benar diperhatikan betul.


Untuk membantu Anda membeli daging kelinci, berikut tip praktis memilih daging kelinci dengan kualitas terbaik seperti diungkapkan Haji Zaenal saat berbincang dengan okezone di Arabian Food Festival di Lapiazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Usia harus di bawah satu tahun

Daging kelinci yang baik memiliki rasa yang lembut. Usianya pun harus di bawah satu tahun, karena kalau di atas satu tahun dagingnya sudah berwarna kuning. Usahakan usia daging kelinci masih berusia enam sampai delapan bulan

Tekstur daging

Tekstur daging kelinci lentur seperti ayam, tetapi tidak beraroma amis. Aroma yang keluar dari daging kelinci manis.

Jangan direbus

Untuk mendapatkan rasa kaldu, daging ayam harus direbus. Namun tidak begitu dengan daging kelinci. Daging kelinci tidak bisa direbus, karena aroma atau teksturnya akan blenyek. Bahkan sari atau aroma manisnya akan hilang. Untuk mengolahnya lebih baik dalam kondisi asli






Tertarik untuk membuat olahan Daging Kelinci?  Anda bisa memesan daging kelinci disini
Baca Selengkapnya Artikel Ini ...

Lezatnya Daging Kelinci

olahan daging kelinci



Daging kelinci memiliki kadar kolesterol yang rendah, sehingga aman untuk penderita darah tinggi dan sakit jantung. Kemudian untuk menjaga kolesterol tetap rendah, umumnya daging kelinci tidak digoreng (Dengan minyak goreng, dll.). Karena untuk menjaga tingkat kolesterol yang rendah, perlu mempertimbangkan bahan atau komponen memasak yang juga memiliki tingkat kolesterol rendah. Kadar kolesterol yang rendah tidak mengurangi kelezatan daging kelinci

Rasa, tekstur, dan warna daging kelinci mirip dengan daging ayam. Tapi daging ayam yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, berasal dari ayam ras yang aroma dagingnya kurang sedap. Sedangkan kelezatan daging kelinci, lebih mirip dengan daging ayam kampung, tapi lebih empuk.

Makanan utama ternak kelinci adalah hijauan (Sayuran, dedaunan, dll.) dan tidak disuntik macam-macam obat, yang membuat daging kelinci tidak mengandung residu dari obat-obatan yang disuntikkan.


Daging Kelinci Kaya Senyawa Aktif

Sebelum membedah apa saja manfaat daging kelinci, penting untuk mengetahui komponen senyawa yang tersimpan di dalam daging kelinci. Secara umum, daging kelinci tersusun  dari serat-serat halus yang membuatnya lezat. Kandungan airnya sebanyak 67,6% yang juga lebih tinggi ketimbang daging ayam. Lemak pada daging kelinci sebanyak 75 gram per kilogram dan lemak ini didominasi oleh lemak tak jenuh yang sangat baik bagi tubuh Anda. Keunggulan lainnya dari daging kelinci adalah kandungan protein yang jumlahnya lebih tinggi dibandingkan daging ayam dan daging merah lainnya. Kolesterol pada daging kelinci sebesar 1,39 mg/kg dan natrium sebesar 399 mg/kg.


Sehat Dengan Daging Kelinci

Berdasarkan kompleksitas kandungan senyawanya, daging kelinci terbukti baik bagi tubuh. Manfaat paling utama adalah sumber protein yang baik bagi tubuh Anda. Karena itulah daging kelinci sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak dalam usia pertumbuhan, sebab pasokan proteinnya dapat mendorong pertumbuhan mereka. Daging kelinci juga sangat baik untuk para lansia untuk memelihara kesehatan mereka. Manfaat lain dari daging kelinci adalah untuk penderita asma (Baca: Penyempitan saluran pernapasan). Senyawa molekul yang ditemukan dalam kelinci, bisa meredakan bahkan melenyapkan penyakit asma. Bagian yang paling berkhasiat adalah organ hati kelinci. Cara terbaik untuk mengolahnya  yaitu dengan cara direbus. Hal ini akan mempertahankan kandungan gizi dari hati tersebut.

Selain untuk penderita asma, kabarnya daging kelinci juga sangat baik bagi kesuburan wanita juga vitalitas pria. Bagi wanita, organ yang bermanfaat adalah pada bagian otak kelinci. Sementara bagi pria, fungsi penguat vitalitas itu ada pada jumlah proteinnya. Istimewanya, protein ini  sangat mudah diserap tubuh  sehingga bisa menghasilkan energi lebih baik. Hal ini yang membuat orang terasa bugar dan fit setelah mengkonsumsi daging kelinci. Bagaimana?

Tertarik dengan manfaat daging kelinci? Selamat Menikmati Kelezatan Daging Kelinci .




Tertarik untuk membuat olahan Daging Kelinci?  Anda bisa memesan daging kelinci disini
Baca Selengkapnya Artikel Ini ...

Salami Kelinci, Kelezatan Khas Jerman

olahan daging kelinci




Kalau umumnya saat Paskah identik dengan telur dan cokelat, maka hal itu sedikit berbeda di Jerman. Karena di Jerman, ketimbang menghidangkan telur dan cokelat, mereka membuat salami dari daging kelinci. Hidangan ini berawal dari kejenuhan warga Dueroehrsdorf, Jerman.

Warga tersebut mengaku kalau mereka bosan dengan hidangan paskah yang selalu sama pada setiap tahunnya. Mereka berharap ada hidangan paskah yang baru dan tidak selalu telur dan cokelat. Kemudian sekelompok tukang daging berinisiatif menghidangkan sajian alternatif yaitu daging kelinci atau salami kelinci.

Makanan itu pun dibuat di Toko Daging Ehrentraut dan menggunakan daging sebanyak 1,5 ton. Daging sebanyak itu dibuat menjadi 3.500 potong salami kelinci. Harga salami khas Paskah Jerman itu dijual seharga 5 euro atau setara dengan Rp 45 ribu rupiah per potong

“Gagasan pembuatan salami kelinci muncul setelah sejumlah pelanggan kami mengaku bosan dengan makanan yang terbuat dari cokelat,” ungkap Manajer toko daging tersebut Christian Ehrentraut di Duerroehrsdorf




Tertarik untuk membuat olahan Daging Kelinci?  Anda bisa memesan daging kelinci disini
Baca Selengkapnya Artikel Ini ...

Tips Mengolah Daging Kelinci Agar Lebih Lezat

cara mengolah daging kelinci



Ingin mencoba alternatif daging halal selain ayam, sapi dan, kambing? Daging kelinci dapat menjadi pilihan yang sehat untuk Anda. Daging kelinci dalam bentuk sate dapat diperoleh di daerah-daerah tertentu, seperti Lembang – Bandung, Puncak – Bogor, dan daerah-daerah lainnya yang biasanya berhawa dingin. Sate kelinci sendiri sudah terkenal sebagai salah satu tujuan menarik untuk para penggemar wisata kuliner.

Di beberapa negara di benua Eropa dan Amerika, kemudian di negara-negara seperti Australia, New Zealand, China, Vietnam, dan sebagainya, daging kelinci sudah umum dikonsumsi. Mereka mengolah daging kelinci sehingga menjadi hidangan-hidangan lezat seperti semur kelinci, nasi goreng kelinci, rabbit pie, dan bahkan sebagai topping taco (masakan khas Meksiko).


Daging kelinci masih terasa lezat bahkan ketika hanya digoreng seadanya, dipanggang, atau dibakar dengan bumbu sederhana. Namun akan lebih menambah nilai, jika daging kelinci yang khas dan lembut bisa dimasak dengan tepat. Salah satunya adalah dengan memperhitungkan ‘waktu’ dalam memasak daging kelinci.


Terlalu lama memasak daging kelinci bisa membuat teksturnya seperti karet (alot/keras) dan garing. Penyebabnya adalah rendahnya kadar lemak (low fat) pada daging kelinci. Untuk menghindari hal-hal tersebut, mari kita simak beberapa tips yang disadur dari yumsugar.com :



Jangan Membuang Tulang

Tulang kelinci yang kecil dengan skala perbandingan cukup besar terhadap daging kelinci, membuat tulang kelinci bisa digunakan secara maksimal dalam hal mengunci kelembaban daging kelinci ketika memasaknya.


Perlahan dalam Memasak

Masaklah daging kelinci menggunakan panci, lalu siram dengan cairan perasan seperti wine atau cuka, dan biarkan selama ± 1 jam dengan api kecil. Cara ini dapat menjadikan daging kelinci penuh kelembaban dan dapat membantu melembutkan teksturnya.


Periksa Suhu


Dalam memasak daging kelinci, suhunya harus mencapai 70 °C. Pada suhu tersebut, daging kelinci akan menjadi lembut dan lebih mudah dipisahkan dari tulangnya. Sekaligus menghindari tekstur daging kelinci untuk berubah menjadi seperti karet.






Selamat mencoba kelezatan daging kelinci!






Tertarik untuk membuat olahan Daging Kelinci?  Anda bisa memesan daging kelinci disini
Baca Selengkapnya Artikel Ini ...